BKKBN Kepri Melaksanakan Peningkatan Pemahaman Program Percepatan Penurunan Stunting

Batam, BKKBN Kepri. Hadir sebanyak 20 peserta Workshop Pencegahan Stunting dari Hulu bagi Pengelola Program kabupaten/kota seluruh Provinsi Kepuluan Riau (Kepri) berkumpul mengikuti pertemuan selama tiga hari di Hotel Sahid Batam Centre.

Kegiatan ini merupakan upaya yang diamanahkan dalam Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga mengamanatkan bahwa; Kebijakan Pembangunan Keluarga dilakukan melalui Pembinaan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga untuk mendukung keluarga agar dapat melaksanakan fungsi keluarga secara optimal (pasal 47), salah satunya dilaksanakan dengan cara peningkatan kualitas remaja dengan pemberian akses informasi, pendidikan, konseling dan pelayanan tentang kehidupan berkeluarga (pasal 48).

“Sehubungan dengan hal tersebut, Workshop Pencegahan Stunting dari Hulu bagi Pengelola Program kabupaten/kota ini adalah kegiatan yang sangat penting dan strategis serta sejalan dengan amanat UU 52 Tahun 2009 tersebut, sebagai salah satu upaya pembinaan terhadap Program Ketahanan Remaja,” papar Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri, Rohina, M.Si, pada sambutannya dalam pembukaan Workshop Pencegahan Stunting dari Hulu bagi Pengelola Program kabupaten/kota Seluruh Provinsi Kepri, Senin (29/08/2022).

Adapun tujuan kegiatan Workshop Pencegahan Stunting dari Hulu, sambung Rohina, adalah untuk meningkatkan pemahaman dan akses informasi para pengelola program dan stake holder terkait baik di provinsi maupun kabupaten/kota terhadap Pencegahan Stunting dari hulu dalam rangka percepatan penurunan stunting.

“Sementara percepatan akses informasi, konseling dan pelayanan tentang kehidupan berkeluarga diimplementasikan melalui aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) yang bertujuan untuk mendata terhadap pasangan yang akan menikah,” ujarnya.

Saat ini isu stunting atau gizi buruk kronis menjadi isu yang harus mendapatkan perhatian serius. Penurunan stunting menjadi salah satu Program Prioritas Nasional mengingat jumlah anak yang mengalami stunting semakin meningkat setiap tahunnya. Provinsi Kepulauan Riau berdasarkan Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun

2021angka Prevalensi Balita Stunting Kepri, yaitu sebesar 17,6 %, sedikit lebih tinggi dari angka Prevalensi Balita Stunting Tahun 2020 sebesar 16, 8 %.

Pada pertemuan tersebut, Kaper BKKBN Kepri menyerahkan media KIE kepada berupa poster alur pelayanan bagi calon pengantin (catin) dalam pemanfaatan Elsimil.

(kepri.bkkbn.go.id/Mohd Dwi Nanto)

Open chat
Butuh Bantuan?
Perwakilan BKKBN Kepri
Hai Sobat Banggakencana Kepri
Nak Tau Informasi atau lain nya??
Jom hubungi kami ....