3000 Mahasiswa STIE Pembangunan Digerakan untuk Menurunkan Angka Stunting

Ketua STIE Pembangunan Tanjungpinang, Charly Marlinda, SE. M.Ak.Ak.CA ke Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri / Foto: Dwi

Batam-BKKBN Kepri. Bertempat di ruang kerja Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri, Charly Marlinda, SE. M.Ak.Ak.CA selaku Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pembangunan (STIE) Pembangunan Kota Tanjungpinang menadatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Mendukung Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana serta Penurunan Angka Prevalasi Stunting.

PKS tersebut ditanda-tangani oleh kedua belah pihak yakni Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Mediheryanto, SH., MH selaku pihak pertama dan STIE Pembangunan selaku pihak kedua.

Kedua belah pihak sebelumnya telah melakukan penjajakan atas kerja sama tersebut, dan tepatnya pada Kamis, (14/10/2021) perjanjian kerjasama ditanda-tangani.

Tri Dharma Perguruan Tingi Pengabdian Kepada Masyarakat, menurut undang – undang tentang pendidikan tinggi, pengabdian kepada masyarakat yakni kegiatan sivitas akademika yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan positif. Mahasiswa harus mampu bersosialisasi dengan masyarakat dan mampu berkontribusi nyata.

“Seperti yang kita ketahui selama ini bahwasannya mahasiswa adalah penyambung lidah rakyat, sebagai agent of change dan lainya. Maka dari itu mahasiwa haru mengetahui porsi dari tugas meraka masing–masing dalam mengabdi kepada masyarakat,” ujar Charly Marlinda.

Perjanjian kerja sama ini, lanjutnya diharapkan aktifnya peran mahasiswa di masyarakat, khususnya persoalan yang tengah dihadapi oleh bangsa ini yakni stunting.

Saat ini STIE Pembangunan Tanjungpinang memiliki 3000 lebih mahasiswa yang aktif, dan sesuai dengan isi perjanjian, seluruh Mahasiswa STIE Pembangunan akan melaksanakan pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) tematik dalam percepatan penurunan prevalansi stunting.

Serta melalukan pengabdian masyarakat melalui pembinaan wilayah kampung sasaran keluarga yang terpapar stunting atau keluarga yang beresiko stunting.

Diharapkan dengan jumlah mahasiswa tersebut dapat mempercepat penurunan angka prevalansi stunting di Provinsi Segantang Lada.

PKS ini disambut baik dan merupakan hal yang luar biasa, “terima kasih kepada ibu Ketua beserta rombongan yang mau jauh-jauh nyeberang lautan dari Tanjungpinang ke Batam dan ke Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri guna meneruskan kerjasama ini,” terang Mediheryanto mengapresiasi kedatangan Ketua STIE Pembangunan Tanjungpinang dikator Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri, Jalan Laksamana Binta-Batam.

“Kedepan kita bersama dengan seluruh perguruan tinggi yang ada di Provinsi Kepri menandatangani komitmen kerja sama dalam percepatan penurunan stunting yang Insya ALLAH akan dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kepala BKKBN RI dan Gubenur Provinsi Kepri pada Tanggal 23 Oktober,” jelas Mediheryanto melanjutkan. (kepri.bkkbn.go.id/Muhammad Dwi Nanto).

Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Mediheryanto menunjukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Ketua STIE Pembangunan Tanjungpinang / Foto: Dwi

 

Open chat
Butuh Bantuan?
Perwakilan BKKBN Kepri
Hai Sobat Banggakencana Kepri
Nak Tau Informasi atau lain nya??
Jom hubungi kami ....