Depan > Index Berita > Drama Kampung KB
Drama Kampung KB
Rabu, 13 Desember 2017

DRAMA BERJUDUL "PAK MADUN DAN PAK DOLAH" DIHARAPKAN JADI CONTOH SUKSESNYA KAMPUNG KB DI KARIMUN

PILIHANWabup Karimun, Anwar Hasyim dan tamu undangan foto bersama usai peresmian Kampung KB di Kecamatan Tebing, Rabu (13/12/2017). (Foto: ist)Wabup Karimun, Anwar Hasyim dan tamu undangan foto bersama usai peresmian Kampung KB di Kecamatan Tebing, Rabu (13/12/2017). (Foto: ist)

GERBANGKEPRI.CO.ID - Ada hal yang berbeda pada peresmian Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing oleh Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, Rabu (13/12/2017).

Selain penandatanganan komitmen bersama membangun Kampung KB, oleh orang nomor dua di daerah berlandaskan 4 Azam tersebut, panitia juga menampilkan drama singkat.

Drama singkat berjudul "Pak Madun dan Pak Dolah" ini menceritakan kesejahteraan dalam kekeluargaan.

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim menyebutkan drama singkat yang ditampilkan pada peresmian Kampung KB di Kelurahan Teluk Uma Kecamatan Tebing memiliki arti yang jelas, dan sangat berarti didalam pembentukan Kampung KB di Kabupaten Karimun.

"Kita lihatlah perbandingannya, Pak Madun memiliki 4 orang anak dan Pak Dolah 2 orang anak. Kita melihat keluarga Pak Dolah adanya keluarga kecil, sejahtera dan bahagia. Inilah sebenarnya tujuan Kampung KB. Sementara keluarga Pak Madun, disebabkan banyak anak jangan memasak, untuk berdandan saja istrinya tidak sempat," ujar Anwar Hasyim dalam sambutannya.

Diresmikannya Kampung KB di Kecamatan Tebing, Anwar Hasyim berharap masyarakat bersama-sama mengatur pengendalian lajunya penduduk dan juga kepedulian semua pihak terhadap kesehatan serta pendidikan.

"Diresmikannya Kampung KB ini dapat diberdayakan semua sektor instansi pemerintah maupun dari vertikal serta wirausaha. Sehingga, apa yang menjadi peraturan atau himbauan Pemerintah dapat dirasakan masyarakat," harapnya.

Sebagaimana diketahui, dasar pembentukan Kampung KB sesungguhnya tidak terlepas dari perwujudan Agenda Prioritas Pembangunan (NAWACITA) Pemerintah periode 2015-2019 yaitu: Membanguna Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan serta meningkatkan kualitas hidup manusia.

Tujuan pembentukan Kampung KB diantaranya meningkatkan partisipasi masyarakat, peran pemerintah, lembaga non pemerintah serta swasta dalam melaksanakan program KKBPK sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah. Kemudian meningkatkan kualitas data dan informasi keluarga.(k)