2024 Kepri Harus Zero Stunting

Webinar: Seratus Guru Besar Bicara Stunting

Wakil Gubenur Kepri Hj. Marlin Agustina, Menghadiri Webinar 100 Guru Besar Bicara Stunting. Foto: Antonni Syafril

Batam-BKKBN Kepri. Seminar virtual atau webinar Seratus Guru Besar Bicara Stunting dengan tema Pencegahan Stunting Tinjauan Aspek Gizi dan Ketahanan Keluarga Perspektif Ekonomi Islam merupakan kegiatan seminar yang memberikan banyak pengetahuan dan informasi serta kebijakan pemerintah daerah khususnya di Provinsi Kepri untuk menekan terjadinya bahanya stunting pada anak.

“Kami optimis dengan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak, In Sya ALLAH tahun 2024 Provinsi Kepri akan menajadi zero stunting,” ujar Hj. Marlin Agustina, Wakil Gubernur Povinsi Kepri saat memberikan sambutan pada webinar yang dihadiri kurang lebih 400 peserta baik yang melalui aplikasi zoom meeting maupun menyaksikan secara lansung melalui streaming youtube Bangga Kencana Kepri.

Target Provinsi Kepri untuk mencapai zero stunting di tahun 2024 bisa terwujud dengan dukungan semua pihak. Meski kondisi kasus stunting saat ini Provinsi Kepri terendah kedua di Indonesia, Kepri akan bergerak lagi agar angkanya semakin rendah dan mencapai titik nol.

“Kita masih yang terendah (terbaik) kedua setelah Bali untuk kasus stunting. Tapi kami akan bekerja lebih keras lagi untuk menekan angka stunting dan optimis dengan dukungan dan kerjasama semua pihak di tahun 2024 nanti Kepulauan Riau akan menjadi zero stunting,” kata Wagub di Aula Graha Kepri, Batam, Rabu (07/07/2021).

Dikesempatan tersebut, Wagub Marlin mengucapkan terima kasih kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Asosiasi Profesor Indonesia (API), karena menghadirkan kegiatan untuk memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah, sehingga meminimalisir kekeliruan dalam mengambil keputusan dalam penananganan kasus stunting di Kepri.

Wagub Marlin berharap dari kegiatan ini mendapat informasi yang bermanfaat dengan menguatkan edukasi bagi masyarakat. Juga membangun sinergitas semua stakeholder dalam mendukung pencegahan stunting di Provinsi Kepri.

Dalam seminar itu, Wagub Marlin didampingi Kadis PPPA, Dalduk dan KB Kepri Misni, SKM, MSi serta Kadis PPPA, Dalduk dan KB Kota Batam Umiyati, SE.

Secara virtual hadir Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Deputi Bidang Lalitbang BKKBN, Prof. drh. Rizal Damanik, M.RepSc., PhD, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan BKKBN, DR. Lalu Makripuddin, dan dihari juga sebagai laporan penyelenggara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri Medi Heryanto, SH, MH serta para kader Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri dan Kabupaten Kota, dan peserta dari berbagai profesi dan kalangan ikut turut mengahdiri seminar tersebut.

Seminar 100 Guru besar mengundang 3 pemateri yang luar biasa diantaranya Rektor Universitas Batam Guru Besar Ilmu Ekonomi Syariah Prof Dr. Ir. Chabullah Wibisono, SE.MM dengan tema materi Pencegahan Stunting Tinjauan Aspek Gizi dan Ketahanan Keluarga Perspektif Ekonomi Islam.

Guru Besar Besar Pangan dan Gizi IPB University, Prof DR. Ir. Ali Khomsan, M dengan tema materi Stunting: Tinjauan Aspek Tumbuh Kembang Anak dan Implementasi Tumbuh Seimbang.

Serta Guru Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga IPB University, Prof Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si. dengan materi seminar Stunting dalam Konteks Ekologi dan Ketahanan Keluarga, dan sebagai moderator dalam seminar yakni Diah Ayu Pratiwi, S.IP, M.SI Wakil Dekan Fisipol Universitas Riau Kepulauan.

Sepakat para ahli mendefinisikan Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang. Stunting pada balita perlu menjadi perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental pada anak, dan berkaitan dengan resiko kesakitan dan kematian serta terhambatnya pertumbuhan kemampuan motorik dan mental.

Pemerintah, kata Marlin, akan terus melakukan upaya nyata pencegahan stunting melalui kegiatan mencegah perkawinan dan mencegah kehamilan usia anak. Pendampingan terhadap calon pengantin, ibu hamil dan balita oleh TP PKK, bidan desa dan kader di desa/kelurahan. Edukasi oleh berbagai media dan oleh perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat (KKN, PKL dan sebagainya) dengan tema Cegah Stunting. (kepri.bkkbn.go.id/Muhammad Dwi Nanto)