150 Pelajar SMP Ibnu Sina Peroleh Materi Genre

Foto Wiko

Batam, BKKBN Kepri. Lebih kurang hadir sebanyak 150 pelajar sekolah menengah pertama Ibnu Sina dari kelas delapan berkumpul dalam dua ruang kelas yang menjadi satu. Saat itu Kepala sekolah beserta guru telah sepakat untuk mengumpulkan para muridnya untuk menerima materi diluar kurikulum sekolah.

Oleh pihak sekolah sejak pukul 08:30 WIB mereka telah dipersiapkan untuk duduk terpisah dilantai dengan terbagi dua sisi antara pihak perempuan dan pria dan siap menerima pemateri dari Widyaiswara Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri, Jorgis Butarbutar. Rabu (04/02) pagi itu Jorgis telah mempersiapkan materi tentang Generasi Berecana: Pendewasaan Usia Perkawinan.

Mukadimah seperti biasa disampaikan, dan masuklah pada penayangan film pendek yang menceritakan tentang bahayanya pergaulan bebas sehigga terjadinya seks diluar pranikah.

Seperti umunya remaja merespon dengan gemeriuh, melihat tiap adegan dan dialog yang samar, tapi mereka (remaja red) sangat paham dengan pesan yang disampaikan.

Kemudian timbul jawaban dari siswi kelas 8B, Ardelia, yang menjelaskan kalau pacaran itu tidak ada manfaatnya sama sekali, “kenapa, karena dalam agama kita, Islam juga mengajarkan bahwa ‘jangan dekati’ yang bukan muhrim kita, artinya kita tidak diajurkan pacaran,” paparnya setelah menjawab pertanyaan yang dilontarkan Jorgis kepada seluruh peserta didik SMP Ibnu Sina yang hadir.

Apakah pacaran bisa menimbulkan semangat…? lanjut Ardelian menjelaskan, justru alangkah lucunya kita hadir ke sekolah hanya sekedar untuk menjumpai pacar. (dn)