Pencatatan dan Pelaporan Mempermudah Arah Kebijakan Program

Foto: Istimewa

Natuna, BKKBN Kepri. Teknologi komunikasi merupakan sarana penunjang yag dapat dimanfaatkan dalam melaksanakan seluruh program pemerintah baik sosialisi, edukasi, informasi maupun pencatatan dan pelaporan. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalain Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas PPPA, Dalduk & KB) Kabupaten Natuna melaksanakan Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Program Banggakencana.

Pelatihan yang diikuti sebanyak 30 Penyuluh Keluarga Berencana/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB) Kabupaten Natuna, terhitung dari tanggal 24 – 25 Februari 2020 yang dilasanakan di Hotel Tren Center, Ranai, Natuna merupakan upaya pemerintah untuk menghimpun dan melaporkan kondisi rill dilapangan.

“Kita menginginkan setiap pertemuan tatap muka dengan masyarakat dapat menggali berbagai isu yang berkaitan dengan tugas dan fungsi dari PKB/PLKB dilapangan,” papar Bupati Natuna,Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si, melalui Kepala Dinas Kesehatan, Dalduk dan KB Kabupaten Natuna, Dr. Rika Azmi, S.TP., MM, pada sambutan Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Program Banggakencana, kemarin Senin (24/02).

Data yang terhimpung dan terlaporkan sesuai kondisi dilapangan dan tepat waktu sangat berguna bagi program, lanjut Dr. Rika Azmi, data ini akan mempermudah bagai pemangku kebijakan untuk menentukan langkah dan strategi selanjutnya dalam menentukan bagi kebijakan pelaksanaan Program Banggakencana di Kabupaten Natuna.

Pelatihan yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari tersebut didudukung sepenunhnya oleh Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Kepri dengan mengirim pemateri Widyaiswara Jorgis Butar-Butar dan Surya Desmawari, sebagai pemateri teknis pengsian pencatatan dan pelaporan secara online.

Pencatatan dan pelaporan Program Banggakencana telah menggunakan Sistim Informasi Keluarga (SIGA) yang direkam secara online dan tersimpan di server BKKBN pusat. (dn)