Apri: Bintan Harus Memiliki 9 Tenaga PLKB

Tanjungpinang, BKKBN Kepri. Disela kunjungan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri, Mediheryanto, SH ke Rumah Sakit Daerah Raja Ahmad Tabib di Jalan WR Supratman, Tajungpinang pada Rabu (19/02) bertemu dan berdiskusi lansung dengan Bupati Bintan, H. Apri Sujadi, S.Sos, tentang pelaksanaan dan kendala Program Banggakencana (red KKBPK dulu) di Kabupaten Bintan.

Banyak hal yang disampaikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri, salah satu diantaranya Permemdagri No. 90 tentang nomenklatur anggaran, agar tiap kabupaten/kota menyiapkan dukungan anggaran APBD di tahun depan dalam rangka mendukung pelaksanaan program Banggakencana.

“Disamping dukungan APBD terhadap pelakasanaan program, tenaga penggerak lini lapangan atau Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) juga harus dimiliki oleh Kabupaten Bintan, karena keberhasilan program ini terletak adanya keberadaan tenaga lini lapangan sebagai motor penggerak dimasyarakat,” jelas Mediheryanto kepada Bupati Bintan.

Seperti gayung bersambut, Bupati Bintan menyambut baik segala usulan, masukan dan gagasan yang disampaikan, dan ia pun mempertegas bahwa Program Banggakencana harus berhasil di Kabupaten Bintan dengan menindaklanjuti segala kelemahan dan kekurangan dari pelaksanaan Prgoram Banggakencana di Bintan.

“Kedepan akan kita upayakan formasi PLKB harus masuk dalam rekruitmen CPNS di Kabupaten Bintan sebanyak 9 (sembilan) orang yang akan kita usulkan,” papar Apri.

Dari ke-9 orang ini, Apri mengatakan, harus mampu menggerakan lini lapangan agar Program Banggakecana dapat berjalan, dan diharapkan kualitas masyarakat dan keluarga Kabupaten Bintan menjadi meningkat. (pl)